Dalam percakapan sehari-hari antar sesama teman, terutama dalam percakapan anak muda (wakamono) kadang kita temukan banyak singkatan slang. Untuk itu, mengenal beberapa singkatan tersebut sangatlah penting untuk memahami isi percakapan mereka, seperti di dorama-dorama, anime, komik maupun percakapan di lingkungan nyata. Nah, berikut adalah beberapa singkatan yang sering dipakai yang kebetulan saya tahu.

~tte adalah bentuk singkat dari ‘to/to iu/to iu nowa’ yang artinya ‘disebut, dikatakan atau dinamakan’.
Contoh:
Sou da ne, Paijo tte yatsu wa omae ka! / Paijo to iu yatsu wa omae ka!
(O . . Jadi loe yang namanya Paijo itu!)

Kinjo kara nanto yobareteru no ka, shitte ru no ka? Asoko no ie no okosan wa, warui yo tte.
(Kamu tahu nggak, kamu disebut apa oleh tetangga? Katanya, anak keluarga disana itu, nakal.)

~cha adalah bentuk singkat dari ‘tewa’ yang merupakan bentuk sambung untuk menyatakan keharusan atau ketidakbolehan.
Contoh:

Katankucha ikenai n da. / Katankutewa ikenai.
(Gue harus menang!)

Nigecha dame! / Nigetewa dame! / Nigetewa ikenai!
(Jangan lari!)

~kya adalah singkatan dari tewa sama seperti ~cha, hanya saja bedanya kalau ~kya tanpa disertakan ikenai/dame sudah menunjukkan keharusan atau ketidakbolehan, sedangkan untuk ~cha harus menyertakannya.

Contoh:

Shigoto o sagasu nara machi de ikanakya. / Shigoto o sagasu nara machi de ikanakutewa ikemasen.
(Kalau mau cari kerjaan, kamu harus pergi ke kota.)

Kosakata:
Omae: loe (sangat kasar, biasa ditujukan pada laki-laki)
Nigeru: lari
Kinjo: tetangga
Kara: dari
Shirimasu: tahu
Asoko: disebelah sana itu
Ie: rumah
Okosan: keluarga
Warui: buruk, jelek, jahat, nakal
Shigoto: pekerjaan
Sagasu: mencari
Nara: kalau, jika
Machi: kota
Iku: pergi

Dewa, kyou wa koko made.
(Kalo gitu, hari ini cukup sampai disini.)
Ja mata ne . . .
(Sampai jumpa)

PS: untuk sementara tidak tersedia kanji, hiragana maupun katakana, alasan karena keterbatasan fasilitas ^^

https://dianjunie.wordpress.com