Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tata bahasa Korea, yaitu tentang fungsi dan penggunaan akhiran ”-eun dago hada”.

Fungsi dari ”-eun dago hada” adalah untuk membentuk suatu kalimat tidak langsung (indirect sentence). Perhatikan jika akhiran ini hanya berlaku untuk kalimat berita, tidak berlaku untuk kalimat perintah maupun ajakan.

contoh:

Dari kalimat ‘Hyeongeun hakgyo-e gayo (kakak pergi ke sekolah)’ bisa dibentuk menjadi kalimat tidak langsung menjadi
Hyeongeun hakgyo-e gandago haeyo (kakak bilang dia (sedang) pergi ke sekolah.)

Contoh diatas adalah kalimat bentuk ‘present tense’. Untuk mengubah menjadi bentuk past, seperti biasa kita cukup merubah bentuk kata kerjanya menjadi bentuk past.

Contoh:

Hyeongeun hakgyo-e gasseoyo.
(kakak sudah pergi ke sekolah.)

menjadi

Hyeongeun hakgyo-e gandago haesseoyo.
(Kakak bilang dia sudah pergi ke sekolah.)

Perhatikan, disini kata kerja yang diubah menjadi past bukanlah ‘gada’ melainkan ‘hada’.
Begitupun dengan bentuk ‘Future’, aturannya sama seperti diatas. Ubah ‘hada’ menjadi bentuk ‘future’.

Contoh:

Hyeongeun hakgyo-e gagesseoyo.
(kakak akan pergi kesekolah.)

menjadi

Hyeongeun hakgyo-e gandago hagesseoyo.
(kakak bilang dia akan pergi ke sekolah.)

Bagaimana, mudah bukan?
Untuk menambah pemahaman kamu dan untuk latihan, coba buatlah bentuk indirect dari kalimat2 dibawah ini:

1. Geu aiga mureul masyeoyo. (anak itu minum air.)

2. Geuneun geunyeoneul popohaesseoyo.
(dia (lk) telah mencium perempuan itu)

3. Geunyeoneun nareul yeongwonhi saranghagesseoyo.
(Dia akan mencintaiku selamanya.)

4. Eomeoni ga gabangeul sago sipeoyo.
(Ibu ingin membeli tas.)

5. Nae yeochini nal mannal su eobseoyo.
(cewekku gak bisa ketemu ma aku.)

Semoga bermanfaat dan selamat belajar !
YEOLSIMHAE GONGBUHASEYO !!